Sebetulnya seri ini udah lama munculnya (akhir 2009) dan sebetulnya (lagi) saya juga sudah lama memiliki namun yaa apa daya kemalasan mengalahkan segalanya. Baru sekarang bisa memberikan review tentang produk ini.
Pertimbangan dari pemilihan pemilihan produk ini adalah lebih kepada ukurannya yang relatif kecil, tipis, ringan, dan tentunya harganya yang terjangkau. Kenapa saya mencari yang kecil dan tipis..?? karena saya termasuk tipe orang yang suka mondar-mandir (ketika saya membeli produk ini) jadi Backpack selalu terisi Notebook. Sehubungan dengan laptop lawan saya (Dell Vostro A840) sudah dihibahkan ke adek maka saya mencari pengganti untuk kebutuhan pekerjaan saya.
Secara penampilan notebook ini pas dengan keinginan saya yaitu simpel dan ga neko-neko, kenapa simpel..? karena di layout keyboard cuman ada keyboard itu sendiri dan tombol power, lampu LED nya sendiri hanya dua yaitu lampu power dan lampu indikator Harddisk. Bandingkan dengan notebook lansiran Acer atau Toshiba yang tombol multimedia nya banyak banget, di Inspiron 1320 semuanya sudah diwakilkan di layout keyboard. Ada satu terobosan menarik di seri ini, karena memang seri Inspiron adalah seri multimedia maka di BIOS ada seting untuk keyboard. Pada keyboard konvensional untuk melakukan fungsi tambahan (seperti switch wireless, volume seting) pada keyboard maka kita harus sambil memencet tombol fn sedangkan pada seri ini secara default (bawaan pabrik) tidak usah menekan tombol fn justru ketika kita butuh key F1 – F12 maka harus dibarengi dengan menekan tombol fn. Fitur ini cukup membantu karena sebetulnya user relatif jarang menggunakan tombol F1 – F12 (terutama pengguna Linux + desktop KDE) namun jika ingin menggunakan seting keyboard konvensional kita tinggal mengganti seting di BIOS. Urusan Layar seri ini mengadopsi resolusi HD (16:9) jadi relatif lebih panjang daripada notebook 13 inchi wide screen.
Urusan performa seri ini termasuk bagus untuk harga sekelasnya dengan prosessor P7350, memori 2GB, harddisk 320 GB sudah ada port HDMI dan eSata + port 1394 sudah sangat memenuhi kebutuhan bekerja saya. Sekedar tambahan untuk Inspiron 1320 yang masuk Indonesia menggunakan Prosessor seri T namun karena saya ambil dari Singapura maka saya bisa mendapatkan seri P (dimana seri P ini merupakan perpaduan dari seri T yang cepet dan seri U yang hemat listrik) layarnya sendiri menggunakan LED jadi bisa semakin menghemat penggunaan beterai. Berbekal baterai 6 Cell (56Whr) untuk pemakaian normal (office, internet, menjalankan lagu) bisa bertahan sampe lebih dari 4 jam, ketika di tes menjalankan film notebook ini sanggup memutar beberapa film dari keadaan baterai full charging.
Kekurangan dari Seri ini (dan kebanyakan seri Dell lainnya) adalah ketersediaan port USB yang terbatas, hanya dua bahkan ada teman yang menggunakan seri Studio XPS 1340 hanya memiliki satu port, selain itu modem di seri ini juga ditiadakan.
Dibawah ini adalah Spesifikasi lengkap Dell Inspiron 1320
- Intel Core2Duo P7350
- 320 GB HDD
- 2GB Memory RAM
- 13 inchi HD
- HDMI Port
- 1394 port
- eSata
- 2 USB Port
- intel X4500HD VGA Card
- 1.3 mp Webcam
- Wifi
- Bluetooth
- Multimedia Card Reader
Copyright © 2008
This feed is for personal, non-commercial use only.
The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
)



