«

»

Jun
14

Eksotisme Bromo

Berawal dari ajakan Mas Taqi akhirnya sabtu tanggal 5 Juni 2010 kami melakukan perjalanan ke Bromo bersama satu rekan Mas Taqi dari Gresik yang bernama mas Adi. Segala peralatan dipersiapkan mulai dari Jaket, sepatu, penutup kepala, sarung tangan, dan tidak lupa Kamera dan Tripod, karena emang tujuaannya adalah hunting gambar. Jadilah kami bertiga berangkat sekitar pukul dua siang melalui jalur Nongkojajar. Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan menarik masyarakat sekitar. Para pembawa susu yang mengumpulkan ke KUD pada sora hari, hamparan Terasiring, dan sungai cukup menggoda kami untuk berhenti sejenak untuk sekedar mengambil gambar namun sayang hujan deras membuat kami untuk mengurungkan niat. Sore hari kami sampai di Terminal di dekat Pos Masuk Wilayah Bromo. Setelah memesan tempat menginap kami beristirahat untuk memulihkan tenaga menyongsong perburuan gambar eksotis Gunung Bromo.. (halah bahasaku).

Gunung Bromo sendiri adalah sebuah Gunung aktif dengan caldera yang besar. Masuk wilayah Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS), wilayah ini sendiri diapit oleh empat Kota/Kabupaten yaitu Probolinggo, Semeru, Lumajang, Malang. Kantor perwakilan TNBTS sendiri berada di Kota Malang, saya sendiri heran kenapa kantor perwakilan ini ada di Kota Malang dimana kota ini posisinya paling jauh dengan kawasan TNBTS itu sendiri. Lokasi Favorit bagi pemburu foto dan wisatawan lain adalah melihat Sunrise di kawasan Gunung Penanjakan. Harus diakui pemandangan dari tempat ini memang sangat memukau, maka dari itu tidak jarang para pemburu gambar (termasuk saya dan mas Taqi) berlomba mencari Spot yang bagus untuk mengambil gambar.

Puas di Gunung Penanjakan perjalanan diteruskan turun ke lautan pasir dan kita bisa naek ke gunung bromo dengan berjalan kaki maupun naek kuda. Lokasi parkir kendaraan dari gunung bromo cukup jauh. bagi saya yang waktu itu membawa peralatan jepret2 (kamera+lensa tambahan+tripod+laptop) cukup melelahkan namun itu bukan suatu masalah, kalau naek kuda biayanya antara 10-20 ribu… bisa maen tawar menawar… saran untuk kuda jangan menawar di pos pemberangkatan kuda mending jalan dulu nanti di perjalana pasti ada pembawa kuda yang nawarin dan silahkan tawar menawar disana… untuk naek ke bromo kudu naek tangga dan tentunya kuda ga bisa naek kesana.


Copyright © 2008 This feed is for personal, non-commercial use only. The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint: )