<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situsnya Danu &#187; internet</title>
	<atom:link href="http://danubudi.web.id/tag/internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danubudi.web.id</link>
	<description>Baca sendiri aja lah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 10:57:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Kenapa harus Android..??</title>
		<link>http://danubudi.web.id/kenapa-harus-android/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/kenapa-harus-android/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 03:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[linux/unix]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bbm]]></category>
		<category><![CDATA[erricson]]></category>
		<category><![CDATA[froyo]]></category>
		<category><![CDATA[gingerbread]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[honeycomb]]></category>
		<category><![CDATA[htc]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[open]]></category>
		<category><![CDATA[opensource]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[sony]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Postingan kali ini sebetulnya hanya sebuah reply dari tulisan yang dibuat oleh Mbak Meela dan tentu saja buat nambahin postingan di blog saya tercintah hehehe&#8230; Jawaban dari judul diatas adalah &#8220;Ya ga harus lah&#8220;, ngapain juga kudu meksa pake hape Android kalo emang ga butuh hehehe tapi bagi yang kebelet pake android ini ada sedikit &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/kenapa-harus-android/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/kenapa-harus-android/" size="small"></g:plusone></div><blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Postingan kali ini sebetulnya hanya sebuah reply dari tulisan yang dibuat oleh <a href="http://disismeela.blogspot.com/2011/01/kenapa-harus-balckberry.html" target="_blank">Mbak Meela</a> dan tentu saja buat nambahin postingan di blog saya tercintah hehehe&#8230;</strong></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jawaban dari judul diatas adalah &#8220;<strong>Ya ga harus lah</strong>&#8220;, ngapain juga kudu meksa pake hape Android kalo emang ga butuh hehehe tapi bagi yang kebelet pake android ini ada sedikit ulasan dari saya tentang android<em> *telat banget sehh Danu</em><em>uu&#8230;..</em></p>
<p style="text-align: justify;">Android sendiri adalah sebuah sistem operasi untuk mobile dimana kernel / inti / jantung dari sistem operasi ini adalah Linux, ya linux yang sudah membikin banyak pengguna komputer merasa horor bahkan ketika belum mencoba pun telah menghidupi banyak jutaan handphone dan tablet di seluruh dunia. Android sendiri adalah sebuah produk dari Raksasa Google setelah mengakuisisi perusahaan Android. Inc<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29">[1]</a> dan diimplementasikan kepada banyak raksasa handset didunia seperti HTC, Samsung, Sony Erricson, Motorola, LG, dan banyak merk lainnya (sementara ini Nokia ga ikutan). Beberapa fitur yang bisa dinikmati dari Android adalah sebagai berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Low level, middle level, high level..? ada semua</strong>..<br />
Ingin merasakan handphone canggih dengan berbagai macam aplikasi yang bisa dipasang, tampilan yang bisa diatur sesuka hati, program bikinan sendiri yang dipasang di hape kita, melakukan modifikasi ketika kita mulai bosan..?? dan yang pasti dengan harga terjangkau..? semua tercakup disini. Android sendiri bisa dipasang di hape kelas low level dengan harga 1,5 juta kebawah sampai kelas high level diatas 5 juta dengan seri sistem operasi yang sama jadi kalau kita bermasalah dengan dana ga perlu sampai merogoh kocek yang dalam hanya untuk merasakan sebuah handphone dengan fitur maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tampilan yang intuitif<br />
</strong>Seperti tampilan dibawah ini seperti itulah tampilan dari Android, ga kalah dari Iphone, dan Sistem operasi model touchscreen lainnya. Enaknya lagi kita melakukan kostumasi sesuai dengan kreativitas kita walaupun di beberapa kostumasi dibutuhkan kemampuan teknis, tapi banyak panduan beredar di internet jadi untuk orang yang awam dengan dunia IT pun bisa mengikuti dengan mudah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/tampilan-droid.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-647" title="tampilan-droid" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/tampilan-droid-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a><span id="more-643"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Secara <em>default </em>Android memang dirancang untuk handphone touchren, tapi beberapa pabrikan juga menyediakan tombol qwerty pada produknya dengan tidak menghilangkan fitur touchscreen.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Push email, Social Network, Chat (IM), segala sesuatu yang berkaitan dengan ke-eksis an</strong><br />
Kalo ada orang pake Blackberry (BB) karena alasan <em>push email</em> sekarang udah waktunya kita ketawa, karena apa..? hampir semua sistem operasi mobile sudah bisa melakukan hal ini asalkan kita terus terkoneksi ke internet. Kebutuhan social network sudah bisa dipenuhi di Android. Mau twitter, FB, Google Plus, Whatsapp semua ada.. satu-satunya yang ga ada adalah BBM (Blackberry Messenger)<em> *ya eya lah BBM kan emang produknya BB</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Android Market</strong><em><br />
</em>Harus diakui salah satu faktor kesuksesan android adalah keberadaan Android Market. Disini kita bisa mendapatkan berbagai macam aplikasi baik yang gratis maupun bayar, mulai dari aplikasi yang ga penting sampe yang benar-benar kita butuhkan jadi kesimpulannya kesuksesan android karena dukungan yang besar dari pihak developer.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bisa buat cari duit</strong><br />
Punya kemampuan di <em>Mobile Programming..? </em>beruntunglah anda karena bisa menjual karya anda di Android Market. Bikin aplikasi <em>killer,</em> jual di market dan dapatkan kucuran dollar di rekening anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beberapa fitur <em>killer </em></strong><br />
Beberapa fitur yang bikin iri pengguna handphone lain adalah Tethering yang sudah tersedia mulai Android Froyo (2.2) Tethering sendiri memungkinkan handphone kita untuk menjadi sebuah Acces Point/HotSpot jadi misal kita terhubung dengan internet dan teman kita ingin terhubung dengan internet namun tidak memiliki akses paket data maka bisa melakukan koneksi internet menggunakan wifi melaui handphone kita, gampangnya kita bisa melakukan share koneksi internet.<br />
Yang disukai dari Android adalah kebebasan, ya kebebasan melakukan apapun terhadap handphone kita tertutama untuk merk Samsung dan HTC karena <em>BootLoader </em>dari kedua merk tersebut dibuat <em>open </em>jadi kita bisa mengoprek handphone kita sesuka hati</p>
<p style="text-align: justify;">Itu lah pandangan singkat tentang Android sebetulnya masih banyak sih yang bisa dipaparkan tapi lagi males nulis ini. Semoga paparan singkat diatas bisa membuka pemahaman teman-teman yang masih awam dengan Android <img src='http://danubudi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Referensi</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29">[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/kenapa-harus-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cracker bukanlah pahlawan kawan-kawan</title>
		<link>http://danubudi.web.id/cracker-bukanlah-pahlawan-kawan-kawan/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/cracker-bukanlah-pahlawan-kawan-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 06:46:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[cracker]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[informatika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[“Ehhhh situs itu di-hack ehh situs itu di deface..” dan ehh ehh lainnya&#8230;. setidaknya dalam sebulan ini sudah sangat sering headline berita yang menceritakan bagaimana sebuah situs pemerintahan seperti Polri bahkan Menkominfo terkena deface. Di akhir berita tentu saja muncul komentar dari para pembacanya dan tentu beberapa (kayaknya lebih kalo dikatakan beberapa) komentar muncul agar &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/cracker-bukanlah-pahlawan-kawan-kawan/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/cracker-bukanlah-pahlawan-kawan-kawan/" size="small"></g:plusone></div><p style="text-align: justify;"><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } -->“Ehhhh situs itu di-hack ehh situs itu di deface..” dan ehh ehh lainnya&#8230;. setidaknya dalam sebulan ini sudah sangat sering headline berita yang menceritakan bagaimana sebuah situs pemerintahan seperti Polri bahkan Menkominfo terkena deface. Di akhir berita tentu saja muncul komentar dari para pembacanya dan tentu beberapa (kayaknya lebih kalo dikatakan beberapa) komentar muncul agar defacer dan cracker tersebut untuk dirangkul oleh pemerintah daripada dijebloskan ke penjara. Melihat komentar seperti itu langsung munculk selentingan di kepala saya “enak banget rasanya kalo men-deface situs pemerintah langsung diajak kerja bareng, lumayan daripada harus ngelamar pekerjaan atau harus bangun perusahaan dari nol”.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke masa jaman SMA saya dulu, hal-hal yang berkaitan dengan keamanan Internet bukanlah hal tabu untuk saya pelajari dan saat itu saya sangat antusias untuk mempelajari sekaligus mempraktekkan (meskipun banyak gagalnya <img src='http://danubudi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) pada saat itu yang notabene saya masih terlalu awam di dunia IT (sebetulnya sampe sekarang sih hehehe) melihat sosok cracker itu sangatlah keren, seorang superhero yang menghancurkan tirani kesewenang-wenangan dan (oke-oke cukup sampe sini lebaynya) dan saat itu saya berpikiran sama dengan orang yang berkomentar di paragraf atas bahwa si cracker jangan lah dimasukkan penjara tapi mending diajak kerjasama aja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai akhirnya saya masuk komunitas yang mempelajari IT secara mendalam dan disinilah memahami pekerjaan “sebenarnya” orang-orang yang berkecimpung di IT dan dari sini pula saya mendapakan perbedaan yang sangat tegas Hacker dan Cracker. Di tempat ini juga saya mendapatkan fakta bahwa untuk bisa melakukan deface dan perusakan sistem di internet tidak harus memiliki kemampuan yang tinggi tentang IT seperti pemahaman algoritma, pemahaman infrastruktur, framework, dan lain sebagainya di sisi lain seorang Hacker harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang algoritma dan semua hal pendukungnya untuk menciptakan sebuah sistem yang berkualitas dan berpikiran jauh ke depan daripada seorang cracker. Dari sini bisa dipahami bahwa seorang Cracker bertujuan merusak dan seorang Hacker bertujuan sebaliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari paparan diatas saya rasa seorang cracker tetap wajib untuk dihukum berdasarkan kejahatan yang mereka perbuat dan saya rasa pemerintah atau korban tidak perlu harus menggandeng mereka untuk kerja bareng karena sebetulnya masih sangat banyak praktisi IT yang memiliki kemampuan tinggi namun tidak muncul ke permukaan karena mereka memang tidak pernah mencari sensasi dengan melakukan deface terhadap situs yang memang dari sana-nya sudah lemah keamanannya.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p><em><strong>Good Hacker is Famous Great Hacker is Anonymous</strong></em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/cracker-bukanlah-pahlawan-kawan-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

