<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situsnya Danu &#187; malang</title>
	<atom:link href="http://danubudi.web.id/tag/malang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danubudi.web.id</link>
	<description>Baca sendiri aja lah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 10:57:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Sekali-sekali narsis boleh lahh</title>
		<link>http://danubudi.web.id/sekali-sekali-narsis-boleh-lahh/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/sekali-sekali-narsis-boleh-lahh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 04:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Jepret]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[360]]></category>
		<category><![CDATA[balaikota]]></category>
		<category><![CDATA[dominate]]></category>
		<category><![CDATA[DSLR]]></category>
		<category><![CDATA[eos]]></category>
		<category><![CDATA[fox]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mountain bike]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda gunung]]></category>
		<category><![CDATA[united]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[f/4.0, Exp:1/6 sec, ISO:1000. Tukang Sodrek : Nira Juminten]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/sekali-sekali-narsis-boleh-lahh/" size="small"></g:plusone></div><p style="text-align: center;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/narsis.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-755" title="narsis" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/narsis.jpg" alt="" width="560" height="374" /></a>f/4.0, Exp:1/6 sec, ISO:1000. Tukang Sodrek : Nira Juminten</p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/sekali-sekali-narsis-boleh-lahh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Legipait Coffee, Tea, and Pancakes</title>
		<link>http://danubudi.web.id/legipait-coffee-tea-and-pancake/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/legipait-coffee-tea-and-pancake/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 02:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Jepret]]></category>
		<category><![CDATA[cappucino]]></category>
		<category><![CDATA[coffee]]></category>
		<category><![CDATA[kedai]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[latte]]></category>
		<category><![CDATA[legipait]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[pancake]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Legipait namanya, sebuah kedai kopi yang berlokasi di perempatan jalan Pattimura 24 Kota Malang. Sebuah kedai kopi baru setidaknya bagi saya karena saya sendiri kurang tahu mulai kapan kedai ini berdiri. Konsep dari tempatnya sendiri sederhana namun cukup menarik. Bergaya retro classic dengan beberapa ornamen rumahan yang banyak ditemui di rumah orang kebanyakan terutama rumah &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/legipait-coffee-tea-and-pancake/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/legipait-coffee-tea-and-pancake/" size="small"></g:plusone></div><p style="text-align: justify;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/dalam.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-674" title="Susana di dalam " src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/dalam.jpg" alt="" width="765" height="510" /></a><a href="http://legipait.com/" target="_blank">Legipait</a> namanya, sebuah kedai kopi yang berlokasi di perempatan jalan Pattimura 24 Kota Malang. Sebuah kedai kopi baru setidaknya bagi saya karena saya sendiri kurang tahu mulai kapan kedai ini berdiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsep dari tempatnya sendiri sederhana namun cukup menarik. Bergaya retro classic dengan beberapa ornamen rumahan yang banyak ditemui di rumah orang kebanyakan terutama rumah orang jaman dahulu dengan bangku dan meja yang sering kita temui pada sekolah SD jaman tahun &#8217;90 an. Jika boleh saya definisikan tempat kita duduk dan menikmati hidangan disini dibagi menjadi tiga area yaitu di bagian teras dengan berbagai kursi panjang dan pendek, bagian tengah yang terdapat kursi dan meja khas sekolah SD tahun &#8217;90 an dan sofa sederhana yang lagi-lagi mengambil konsel &#8220;jadul&#8221;, pada bagian belakang terdapat satu dua kursi dengan tiga kursi tinggi di bar nya. Jika kita cukup beruntung (atau lebih tepatnya sial) untuk duduk di area bar maka kita bisa melihat para crew disini yang meracik kopi, teh, minuman lainnya dan snack jadi kalo teman-teman penasaran bagaimana proses meraciknya bisa duduk di area bar ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/crew.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-675" title="crew" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/crew.jpg" alt="" width="765" height="510" /></a>Faktor utama yang membuat seseorang kembali ke kedai ini adalah pilihan menunnya dan tentu citarasa yang dihadirkan di kedai ini. Ada banyak minuman yang mengandung unsur kafein, teh, dan non kafein sampai saat ini saya baru merasakan empat buat minuman dan sebuah pancake topping Strawberry. <em>Coffe latte</em> adalah minuman perdana saya di kedai ini, kopi yang dicampur susu cukup menggugah rasa penasaran saya dan ternyata memang sesuai dengan ekspektasi saya selanjutnya saya mencoba <em>Cinnamon tea</em> yang dipesan oleh seorang teman, untuk teh ini kuantitasnya lebih banyak dengan yang disajikan di <a href="http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/" target="_blank">Heiss Coffee</a> untuk citarasa hampir<span id="more-673"></span> sama dengan teh<em> Cinnamon</em> lain namun dengan rasa yang lebih &#8220;soft&#8221; tidak seperti di Heiss dimana kayu manis yang langsung dimasukkan ke dalam teh sangat terasa aromanya. Kemarin malam saya mencoba <em>Cappucino</em> dan seperti kebanyakan <em>Cappucino</em> lain terdapat topping busa diatasnya namun kalau boleh saya berpendapat terlalu banyak busa yang disajikan di kedai ini. Minuman non kafein yang saya coba selanjutnya adalah <em>Hot Chocolate</em>, penyajiannya sendiri cukup unik menurut saya yaitu satu blok coklat disiram susu panas dan jadilah menu <em>Hot Chocolate</em> namun bagi saya terlalu banyak coklat yang disajikan dalam minuman ini. <em>Pancake </em>adalah satu-satunya snack yang saya coba dengan toping strawberry, untuk <em>toppingnya </em>sendiri menggunakan selai dengan potongan strawberry diatasnya. Selainya cukup tidak membuat saya eneg (saya tidak terlalu suka dengan selai) namun untuk pancakenya sendiri tidak terlalu istimewa dan ada di beberapa sisi yang terlalu <em>overburn </em>menurut saya mungkin untuk sisi ini para crew legipait bisa mengimprove masakannya agar semakin nikmat tentunya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/cappucino.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-676" title="cappucino" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/cappucino.jpg" alt="" width="765" height="510" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Info tambahan kedai ini buka mulai jam 3 sore sampai jam 1 pagi dan untuk hari tertentu (setau saya hari Senin) ada even musik akustik yang digelar disini seperti bisa dilihat pada situs <a href="http://legipait.com/index.php/2011/10/blue-monday-1-wonderwall-cover-by-bambang-iswanto-video/" target="_self">Legipait</a></p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya kedai ini  nyaman untuk dikunjungi dengan pilihan menu minuman yang barvariasi dan citarasa yang menyenangkan. Sebuah alternatif baru untuk menghabiskan waktu disamping Heiss Coffee yang saat ini semakin ramai saja dengan harga yang cocok untuk orang pinggiran seperti saya. Satu point kekurangan dari tempat ini adalah pada tempat yang kurang besar sehingga kalau lagi <em>peak season</em> silahkan berdiri dulu untuk mengantri tempat duduk jika memang cukup sabar <img src='http://danubudi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><em>Well see you there guys&#8230;. <img src='http://danubudi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/Pancake.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-677" title="Pancake" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/Pancake.jpg" alt="" width="765" height="510" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/legipait-coffee-tea-and-pancake/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rasanya tersesat</title>
		<link>http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 02:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[adventure]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[lensa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[sempu]]></category>
		<category><![CDATA[survivor]]></category>
		<category><![CDATA[tersesat]]></category>
		<category><![CDATA[tripod]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/</guid>
		<description><![CDATA[Tersesat, hmmmm apakah kawan-kawan pernah merasakan tersesat..?? lebih detilnya lagi tersesat dalam kegelapan dan hutan yang masih lebat..?? tersesat ketika kita melakukan perjalanan bukan ketika kita mengikuti diklat atau ospek..? kalau sudah berarti kita senasib, kalo belum dibawah ini adalah sedikit kisah tentang tersesat. Suatu hari pada hari Sabtu saya bersama rombongan fotografer dari Gresik &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/" size="small"></g:plusone></div><p style="text-align: justify;">Tersesat, hmmmm apakah kawan-kawan pernah merasakan tersesat..?? lebih detilnya lagi tersesat dalam kegelapan dan hutan yang masih lebat..?? tersesat ketika kita melakukan perjalanan bukan ketika kita mengikuti diklat atau ospek..? kalau sudah berarti kita senasib, kalo belum dibawah ini adalah sedikit kisah tentang tersesat.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari pada hari Sabtu saya bersama rombongan fotografer dari Gresik melakukan perjalanan di Pulau Sempu kami berjalan dari pantai semut menuju Segara Anakan pada pukul 6 sore. Kondisi jalan yang berlumpur, licin, dan Hujan membuat perjalanan kamu sangat berat. Lumpur yang membuat kaki kami tenggelam sampe se-paha sudah bukan hal yang luar biasa lagi belum ditambah beban di tas yang berisi kamera,lensa,tripod,perbekalan,dan peralatan kemah. Seorang kawan berinisiatif untuk mencari jalan alternatif karena jalan utama sangat hampir tidak layak dilewati. Setelah beberapa saat kami mendapatkan jalan yang keras dan lebih nyaman akhirnya kami menyadari bahwa kami tersesat, ya benar-benar tersesat ketika kami menyadari kami berada di <em>deadend</em> atau jalan buntu. Kami memutuskan untuk berhenti dan dua orang kembali untuk menyusuri jalan untuk kembali ke jalan utama sedangkan sisanya tetap tinggal di tempat. Pada saat inilah mental seorang penjelajah benar-benar diuji dengan berpisahnya dua orang tadi pikiran di otak terus berkecamuk. Pikiran ketika saya takut tidak akan bertemu lagi dengan dua orang tersebut selalu hadir di kepala, tiba-tiba pikiran melayang kepada orang-orang yang saya sayangi, pikiran tentang mengapa saya tadi berangkat, perasaan menyesal, takut, dan khawatir semua menjadi satu. Keadaan ini diperparah dengan kejadian salah satu rekan merasakan hawa yang tidak enak di tempat kami berhenti dan dia langsung bersikukuh untuk kembali ke pantai semut dengan segera, untung saja saya dan seorang rekan berhasil menenangkan rekan tersebut. Selang beberapa saat kami mendengar teriakan dari kedua rekan kami namun saya merasa disorientasi, ya saya tidak tahu asal dari suara tersebut. Pada saat itu yang saya takutkan adalah kalau suara itu menggaung di hutan dan sumber suara masih sangat jauh dan ketakutan selanjutnya adalah <strong>itu bukan suara kedua teman kami</strong>&#8230;.. setelah beberapa menit saling meneriaki akhirnya terlihatlah seberkas cahaya yang menuju ke lokasi <em>deadend</em>. Akhirnya setelah sekian lama kami berkumpul kembali dengan berita yang menggembirakan dimana jalan menuju jalan utama sudah ketemu. Hati ini benar-benar plong saat itu dan setelah membuat satu gambar di lokasi <em>deadend</em> kami melakukan perjalanan ke segoro anakan dengan sisa-sisa tenaga kami melewati lebatnya hutan sempu yang saat itu sangat menyiksa</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2011/01/sempu.jpg"></a><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/sempu.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-610" title="sempu" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/sempu.jpg" alt="" width="512" height="342" /></a><br />
<strong>The Survivor&#8230; unforgettable moment with you all guys&#8230;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/rasanya-tersesat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jembatan Air Jaman Dahulu di Bululawang</title>
		<link>http://danubudi.web.id/jembatan-air-jaman-dahulu-di-bululawang/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/jembatan-air-jaman-dahulu-di-bululawang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 04:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[belanda]]></category>
		<category><![CDATA[bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peninggalan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari ngobrol ringan tentang lokasi landscape yang menarik di daerah Malang yang bisa ditempuh dengan mudah tiba-tiba teman saya yang bernama Dani mengusulkan jembatan yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya di daerah bululawang. Gayung pun bersambut, bareng beberapa rekan se jurusan kami pun menyatroni lokasi pada sore hari. Jembatan ini menurut teman saya &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/jembatan-air-jaman-dahulu-di-bululawang/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/jembatan-air-jaman-dahulu-di-bululawang/" size="small"></g:plusone></div><p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0157.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0157.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0157" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-350"/></a></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Berawal dari ngobrol ringan tentang lokasi landscape yang menarik di daerah Malang yang bisa ditempuh dengan mudah tiba-tiba teman saya yang bernama <a href="http://www.facebook.com/mbonjroth" target="_blank">Dani</a> mengusulkan jembatan yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya di daerah bululawang. Gayung pun bersambut, bareng beberapa rekan se jurusan kami pun menyatroni lokasi pada sore hari.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0180.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0180.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0180" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-351"/></a></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Jembatan ini menurut teman saya merupakan peninggalan jaman penjajahan Belanda. Sesuatu unik dari jembatan ini adalah ternyata fungsinya sebagai jembatan aliran sungai buatan bukan sebagai jembatan yang memang khusus dibangun untuk manusia. di sisi kiri dan kanan jemban ini disediakan jalan setapak yang bisa dilalui manusia namun hanya satu sisi yang diberi pegangan jadi kalau mau nyeberang di sisi satunya yaaa sama dengan adu nyali hehehe&#8230; walaupun sudah diberi pegangan namun karena memang jalannya setapak pengguna jembatan ini kudu hati-hati dalam berjalan, namun lebih gilanya lagi ternyata warga lokal bisa mengemudikan sepeda di jalan yang sempit ini <img src='http://danubudi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0164.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0164.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0164" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-352"/></a></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Fakta unik selanjutnya adalah ketika saya turun dan melihat bangunan dari bawah ternyata penyangga atau mungkin lebih tepatnya disebut pondasi (sekali lagi kalau tidak salah, saya bukan ahli bangunan) bangunan ini dibangun menggunakan Batu Bata bukan menggunakan Batu Kali seperti lazimnya bangunan yang memang dirancang untuk jangka waktu yang lama.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0197.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0197.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0197" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-357"/></a></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Lokasi jembatan ini sendiri berada sekitar 200 meter sebelah Tenggara (kalau ga salah) dari Masjid Sabilit Taqwa Bululawang yang berwarna hijau.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/jembatan-air-jaman-dahulu-di-bululawang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngopi di Heiss Coffe</title>
		<link>http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 04:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[heiss]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>
		<category><![CDATA[sukarno hatta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Ngopi adalah salah satu aktifitas favorit saya namun ngopi saya disini jangan disamakan dengan kegiatan ngopi di tempat nongkrong karena saya pecinta ngopi dalam arti sesungguhnya bukan nongkrong menghabiskan waktu di pinggir jalan, jadi kalo ada ajakan ngopi saya pastikan dulu itu ngopi apa sekedar nongkrong. Kalo nongkrong dengan suguhan kopi instan ya lebih banyak &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/" size="small"></g:plusone></div><p style="TEXT-ALIGN: justify">Ngopi adalah salah satu aktifitas favorit saya namun ngopi saya disini jangan disamakan dengan kegiatan ngopi di tempat nongkrong karena saya pecinta ngopi dalam arti sesungguhnya bukan nongkrong menghabiskan waktu di pinggir jalan, jadi kalo ada ajakan ngopi saya pastikan dulu itu ngopi apa sekedar nongkrong. Kalo nongkrong dengan suguhan kopi instan ya lebih banyak saya tolak karena mending bikin sendiri kecuali kalo nongkrong dengan suguhan kopi racikan nahh itu saya berangkat karena memang saya suka kopi.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0117.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0117.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0117" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-345"/></a></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Di daerah Sukarno Hatta, Kota Malang lebih tepatnya sebelah barat bundaran Pesawat terdapat lokasi tempat ngopi yang asyik. Racikan kopinya mantap dengan harga bersahabat. Mulai dari kopi original sampai yang diberi topping cream, mint, choco chip, dan Strawbery. Konsepnya lesehan dengan suasanya romantis dan nyaman, dengan beberapa bunga (imitasi) di kiri kanan, dan iringan musik Ballroom yang mendayu. Jam buka mulai pukul 6.30 PM sampai jam 1 AM.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Salah satu hal yang saya suka dari tempat ini adalah profesionalitas dari para kru nya. Pernah suatu hari dengan tidak sadar kopi saya diambil oleh salah satu krunya, mungkin dikira sudah habis dan kemudian saya pesan kopi lagi sambil bilang kalo kopi saya sudah diangkat ehh tidak disangka kopi yang tadi dikasih gratis hehehe, padahal saya sendiri sih udah ikhlas.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/08/DSC_0112.jpg"><img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0112.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0112" height="380" width="573" alt="" class="alignnone size-large wp-image-346"/></a></p>
<p>Salah satu kekurangan dari tempat ini adalah menu makanannya hanya roti bakar sehingga bagi teman-teman yang ingin camilan yang lain siap-siap gigit jadi karena memang tidak tersedia di tempat ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/ngopi-di-heiss-coffe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coban Rondo</title>
		<link>http://danubudi.web.id/coban-rondo/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/coban-rondo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 15:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Coban Rondo]]></category>
		<category><![CDATA[DAS]]></category>
		<category><![CDATA[dewi anjarwati]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pujon]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Coban Rondo adalah sebuah lokasi Wisata Alam Air Terjun di daerah Pujon Kabupaten Malang. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1/2 jam dari Kota Malang. Selain air terjun sebagai lokasi wisata utama disini juga disediakan lokasi untuk kemah dan fasilitas outbond. Kelebihan lokasi wisata ini adalah aksesnya yang relatif mudah, lokasi air terjun dengan tempat parkir sangat &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://danubudi.web.id/coban-rondo/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/coban-rondo/" size="small"></g:plusone></div><p style="TEXT-ALIGN: center">          <a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/07/DSC_0151.jpg">            <img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0151.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0151" height="380" width="573" alt="" class="aligncenter size-large wp-image-459"/>          </a>        </p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Coban Rondo adalah sebuah lokasi Wisata Alam Air Terjun di daerah Pujon Kabupaten Malang. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1/2 jam dari Kota Malang. Selain air terjun sebagai lokasi wisata utama disini juga disediakan lokasi untuk kemah dan fasilitas outbond. Kelebihan lokasi wisata ini adalah aksesnya yang relatif mudah, lokasi air terjun dengan tempat parkir sangat dekat dan banyak penjual makanan dan souvenir disana. Dekat lokasi Air terjun juga terdapat kawanan kera yang berkeliaran. <strong>Proses Geomorfologis terjadinya Air Terjun Coban Rondo</strong> Air terjun Coban Rondo berasal dari air hujan yang ditampung oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Coban Rondo yang berada di leren Gunung Kawi. Luas DAS Coban Rondo diperkirakan 1252,6Ha, dan curah hujannya sekitar 1.721 mm/tahun, sehingga diperkirakan DAS Coban Rondo menampung sekitar 21,6 milyar liter air hujan per tahun dan dialirkan melalui sungai Coban Rondo dengan debit terendah sekitar 150 liter/detik. Fluktuasi debit air terjun Coban Rondo sangat tergantung pada curah hujan dan kondisi vegetasi / hutan didalam DAS Coban Rondo. Apabila hutannya gundul, maka pada saat musim hujan debitnya sangat tinggi dan airnya coklat (erosi), sedangkan pada musing kering airnya sedikit. Karena kecuramannya, sifat tanahnya mudah erosi dan curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsong pada bagian yang lemah.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: center">          <a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/07/DSC_0172.jpg">            <img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0172.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0172" height="380" width="573" alt="" class="aligncenter size-large wp-image-463"/>          </a>        </p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">          <strong>Legenda Coban Rondo</strong> Asal-usul Coban Rondo berasal dari sepasang pengantin baru yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi yang menikah dengan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro, namun orang tua Dewi Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena baru selapan. Keduanya bersikeras pergi berangkat dengan segala resiko apapun yang terjadi di perjalanan. Ketika di perjalanan, keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya. Tampaknya Joko Lelono terpikat oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya. Perkelahian tidak dapat dihindarkan, kepada Punokawan yang menyertainya Raden Baron berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang ada Cobannya (air terjun). Perkelahian berlangsung seru dan akhirnya sama-sama gugur, dengan demikian akhirnya Dewi Anjarwati menjadi janda (Janda dalam bahasa Jawa berarti Rondo). Sejak saat itulah, Coban tempat tinggal Dewi Anjarwati menanti suaminya dikenal dengan nama Coban Rondo. Konon batu besar dibawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: center">          <a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/07/DSC_0128.jpg">            <img src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/DSC_0128.jpg" style="WIDTH: 573px; DISPLAY: inline; HEIGHT: 380px" title="DSC_0128" height="380" width="573" alt="" class="aligncenter size-large wp-image-464"/>          </a>        </p>
<hr/>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/coban-rondo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Baca Cerdas</title>
		<link>http://danubudi.web.id/rumah-baca-cerdas/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/rumah-baca-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 03:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Journal]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[percetakan]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Baca Cerdas atau yang lebih sering disebut RBC merupakan salah tempat yang relatif baru (atau lebih tepatnya tempat yang baru aku ketahui) di Daerah Malang. Terletak di dekat gerbang masuk Perumahan Elit Permata Jingga. Bangunannya terdiri dari dua lantai, lantai satu terdiri dari Bar untuk memesan minuman dan makanan, Sofa, meja, tempat lesehan, Proyektor [...] ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/rumah-baca-cerdas/" size="small"></g:plusone></div><p style="text-align: justify;">Rumah Baca Cerdas atau yang lebih sering disebut RBC merupakan salah tempat yang relatif baru (atau lebih tepatnya tempat yang baru aku ketahui) di Daerah Malang. Terletak di dekat gerbang masuk Perumahan Elit Permata Jingga. Bangunannya terdiri dari dua lantai, lantai satu terdiri dari Bar untuk memesan minuman dan makanan, Sofa, meja, tempat lesehan, Proyektor Multimedi beserta layarnya, toilet, dan ruang manajemen, sedangkan lantai 2 berisi rak-rak yang penuh dengan buku bacaan beserta meja dan kursinya dan ruang Shalat.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/06/rbc3.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-378" title="rbc3" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/06/rbc3-1024x680.jpg" alt="" width="573" height="381" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Harus diakui ide dari pembuatan RBC ini adalah ide yang cerdas dimana tempatnya sangat cozy… baik untuk masyarakat yang ingin sekedar berleha-leha, kongkow bersama teman, sampai belajar ataupun berinternet ria karena ditempat ini juga disediakan koneksi internet secara gratis. Sangat jarang kebutuhan lingkungan yang tenang untuk belajar bisa diakomodasi sama baiknya dengan kebutuhan bersantai ria bersama rekan dalam satu lokasi bahkan dalam satu ruangan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/06/rbc2.jpg"></a><a href="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/06/rbc2.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-379" title="rbc2" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2010/06/rbc2-1024x680.jpg" alt="" width="573" height="381" /></a><br />
Ornamen tempat ini memang dibuat bernuansa keilmuan dengan balutan suasana santai. Di sana sini terdapat tempelan dinding berisi sejarah yang rata-rata berkaitan dengan ilmu percetakan dan buku. Menu yang disajikan juga cukup menarik terutama minuman dan snacknya, walaupun dengan harga yang relatif agak mahal namun sepadan dengan yang disajikan. Menu favorit saya sendiri adalah olahan kopi yang dengan harga sekitar 5000-7000 rasanya sudah hampir mendekati (walaupun ga dekat-dekat banget sih)rasa kopi yang biasa dijual di resto kopi seperti Kedai Espresso dengan harga yang jauh lebih mahal</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi bagi rekan yang menginginkan situasi belajar yang nyaman dan tenang dengan nuansa yang mengasyikan, atau bersantai bersama teman (sendirian juga boleh) maupun sambil berinternet ria tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat.</p>
<hr /><small>Copyright © 2008<br />
This feed is for personal, non-commercial use only.<br />
The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:<br />
)</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/rumah-baca-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ready, Camera, Action</title>
		<link>http://danubudi.web.id/ready-camera-action/</link>
		<comments>http://danubudi.web.id/ready-camera-action/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 01:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[bike]]></category>
		<category><![CDATA[camera]]></category>
		<category><![CDATA[dau]]></category>
		<category><![CDATA[dirt]]></category>
		<category><![CDATA[jepret]]></category>
		<category><![CDATA[jump]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[ready]]></category>
		<category><![CDATA[selorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[to]]></category>
		<category><![CDATA[work]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danubudi.web.id/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Bareng teman-teman Bike to Work Malang menyusuri perkemahan Bedengan di Selorejo Dau pas sampe di perkemahan bikin jepretan pas kita-kita lagi beraksi&#8230;&#8230;&#8230;.. langsung Cekidottt]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="google_plusone_widget"><g:plusone 
      count="false" href="http://danubudi.web.id/ready-camera-action/" size="small"></g:plusone></div><p>Bareng teman-teman <a href="http://b2wmalang.wordpress.com" >Bike to Work Malang</a> menyusuri perkemahan Bedengan di Selorejo Dau pas sampe di perkemahan bikin jepretan pas kita-kita lagi beraksi&#8230;&#8230;&#8230;.. langsung Cekidottt</p>
<p><a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/b2w-action/' title='b2w-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/b2w-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="b2w-action" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/danu-action/' title='danu-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/danu-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="danu-action" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/danu-jump/' title='danu-jump'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/danu-jump-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="danu-jump" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/danu-turun/' title='danu-turun'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/danu-turun-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="danu-turun" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/brex-action/' title='brex-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/brex-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="brex-action" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/candra-action/' title='candra-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/candra-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="candra-action" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/abang-action/' title='abang-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/abang-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="abang-action" /></a><br />
<a href='http://danubudi.web.id/ready-camera-action/edwin-action/' title='edwin-action'><img width="150" height="150" src="http://danubudi.web.id/wp-content/uploads/2009/07/edwin-action-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="edwin-action" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danubudi.web.id/ready-camera-action/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

